Tanggap Darurat Tumpahan Minyak dengan Oil Sorbent
Tumpahan minyak di wilayah pesisir dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan, ekosistem laut, hingga kawasan wisata. Salah satu peristiwa terjadi di kawasan wisata Pantai Benua Patra hingga bibir Pantai Monpera, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu, 8 Maret 2020. Tumpahan minyak yang tercecer di sepanjang garis pantai tersebut menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi mencemari laut dan merusak habitat sekitar.

Peristiwa serupa juga terjadi di Pantai Makassar pada Rabu, 20 Mei 2020. Insiden ini dipicu saat proses start bunker produk Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) ke kapal LPGC Arimbi di Dermaga 2 Integrated Terminal Makassar. Menanggapi kejadian tersebut, tim gabungan dari fungsi Health Safety Security Environment (HSSE), Marine VII, serta Supply & Distribution VII bergerak cepat untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran minyak agar tidak meluas ke area perairan lainnya.
Dalam penanganan insiden seperti ini, penggunaan oil sorbent menjadi solusi yang sangat efektif. Material ini dirancang khusus untuk menyerap minyak dengan cepat tanpa menyerap air, sehingga sangat ideal digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak di laut, pelabuhan, maupun area pesisir.
Dengan penggunaan oil sorbent yang tepat, proses pembersihan tumpahan minyak dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan membantu meminimalkan dampak pencemaran terhadap lingkungan.
🌊 Siapkan oil sorbent berkualitas sebagai langkah tanggap darurat untuk menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan perairan.
Bagikan Artikel